Category Fabel

DARCY SI PAUS BIRU

Ilustrasi oleh Latree Manohara

Lautan lengang di malam itu, temaram sinar rembulan jatuh membentuk bayangan yang memantul indah di air yang biru jernih. Hawa dingin membuat ikan – ikan enggan meninggalkan palung dan terumbu untuk sekedar berburu makanan atau bercengkerama bersama.

Darcy berenang menuju permukaan, menyemburkan air dengan anggun lalu meliuk kembali ke kedalaman. Darcy adalah seekor anak paus biru yang sangat pendiam. Di lautan itu, keluarga Darcy adalah satu-satunya keluarga paus yang tinggal dan menetap bersama penghuni laut lainnya.

Darcy sangat jarang ikut bermain bergerombol bersama Tuntun dan saudara-saudaranya kawanan ikan tuna, ataupun Bori si anak ubur-ubur...

Read More

Medali Punya Pipi?

Ilustrasi oleh Latree

Ilustrasi oleh Latree

Mooooo. Pipi Si Sapi Betina berjalan menuju padang rumput di balik bukit. Pagi ini seperti biasa Pipi merumput di sana. Padang rumput di balik bukit terkenal dengan rumputnya yang segar dan hijau. Pipi dan teman-temannya sangat suka makan di sana.

Mooooo. Pipi tidak sengaja menginjak sesuatu yang keras. Benda apakah itu? Ternyata itu adalah sebuah medali. Medali itu terbuat dari emas dan berkilauan menyilaukan mata Pipi. Pipi mendekat dan berdecak kagum. Pipi tidak pernah melihat medali sebesar dan seberkilau itu. Pipi kemudian mengambil dan mengalungkan medali itu di lehernya. Teman-temannya pasti kagum dengannya.

Tak jauh dari situ, Pipi bertemu dengan Koko Si Ayam Jago. Saat ia melihat medali di leher Pipi, ia berkokok lantang. Kukuruyuuuk...

Read More

Penyu dan Merpati

penyu dan merpati

Gambar dari iStockPHoto

Angin laut berembus tak terlalu kencang, membuat dahan dan daun-daun kelapa berayun dan menari. Di atas kelapa yang terjatuh oleh angin, seekor burung merpati hinggap tepat di depan seekor penyu.

“Hei, Penyu! Nggak bosan kamu berjalan lambat gitu? Aku, dong, bisa terbang mengelilingi angkasa. Melintasi samudera luas, pedesaan, perkotaan, hutan, dan tempat-tempat yang tak mungkin kamu jangkau. Kasihan sekali, kau! Hahaha,” kata sang Merpati sambil mengibaskan sepasang sayapnya dan memamerkan bulu-bulunya yang indah.

“Lihat ini!” Sang Merpati terbang tinggi, menunjukkan kehebatannya. Sang Penyu melihatnya sambil tersenyum...

Read More

Sukiyo Ingin Terbang

Sukiyo adalah seekor anak itik. Dia sama seperti anak-anak itik lainnya, punya cita-cita. Hanya saja cita-citanya berbeda. Sementara teman-temannya ingin menjadi perenang tercepat, Sukiyo ingin sekali bisa terbang tinggi hingga ke langit. Sayangnya, Ibunya tidak bisa terbang sehingga tidak bisa mengajarinya. Jadi dia belajar sendiri. Tapi sekeras apa pun usahanya, tetap saja dia belum berhasil.

Kadang Sukiyo mengkhayal memiliki sayap baru yang bisa membawanya melintasi angkasa. Tentu saja itu tidak mungkin. Walaupun khayalan sangatlah indah, tetap saja hanya khayalan. Makanya Sukiyo berusaha mencari cara lain agar keinginannya terkabul.

sukiyo ingin terbang

Gambar dari iStockPhoto

Suatu pagi nan cerah, Sukiyo ingin mencoba ide barunya. Dia yakin kali ini akan berhasil...

Read More

Ciko dan Wortel Raksasa

Di sebuah hutan hiduplah sepasang kambing jantan dan betina yang sangat rajin berkebun. Sepasang kambing tersebut memiliki kebun yang sangat luas. Di kebunnya terdapat berbagai macam tanaman yang tumbuh sangat subur, ada wortel, sawi, lobak, dan berbagai macam sayur-sayuran serta buah-buahan yang lainnya. Sepasang kambing ini juga memiliki dua anak jantan kembar bernama Odil dan Ciko. Setiap pagi semua anggota keluarga berangkat ke kebun yang berjarak tidak jauh dari tempat tinggal mereka, dan pada sore hari mereka akan kembali lagi ke rumah.

Suatu pagi Odil bangun kesiangan. Ciko yang sudah bangun dari tadi membangunkan Odil di kamarnya.

“Odil, ayo cepat bangun. Kita ditunggu Ayah Ibu untuk berkebun,” kata Ciko sambil menggoyang-goyangkan tubuh  Odil.

“Aaahhh, aku masih mengantuk...

Read More

Bimbi Juga Hebat

Pulang sekolah hari ini, Bimbi terlihat murung dan kali ini ia memilih menyendiri di tepi danau dekat rumahnya. Di bawah pohon apel ia melampiaskan kekesalannya.

“Aku kelinci tak berguna!” keluhnya sambil melemparkan batu kerikil ke tengah danau.

Tiba-tiba terdengar suara dari dalam danau.

“Hei, siapa yang melempar batu?”

Rupanya itu adalah suara Paman Kino si kura-kura yang tinggal di dalam danau. Bimbi terkejut melihat Paman Kino keluar dari dalam danau. Ia segera menghampiri Paman Kino.

bunny-running

Gambar dari iStockPhoto

“Maaf Paman, aku yang melempar batu itu. Aku lupa kalau Paman tinggal di dalam danau!”
“Ah sudahlah, tidak apa-apa. Tapi Bimbi, mengapa kau terlihat murung dan bersedih? Ayo ceritakan pada Paman apa masalahmu!”
“Aku sedih karena aku ini kelinci yang tak berguna, P...

Read More