Category Dongeng

Cipi dan Fipi Si Merpati Pos Kerajaan

Cipi Fipi

Ilustrasi: Latree

Pada zaman dahulu, hiduplah dua ekor merpati, Si Cipi dan Si Fipi namanya. Kedua merpati itu merupakan merpati kerajaan. Mereka bertugas untuk mengantarkan surat dari ibu kota kerajaan ke desa-desa yang jauh, dan menyampaikan pesan-pesan sang Raja kepada para tetua desa. Pada masa itu, memang untuk menyampaikan kabar, orang-orang menggunakan jasa burung merpati.

Namun, tak semua burung merpati bisa melakukan tugas sebagai merpati pos. Hanya merpati dewasa yang mempunyai sayap yang kuat saja yang mampu terbang jauh. Selain itu, merpati itu juga harus cerdik, karena mereka harus tahu arah desa yang dituju, dan tidak boleh sampai salah tujuan desa...

Read More

Putri Loli Sakit Gigi

Di istana Kerajaan Gulali-lali, sebuah negeri yang kaya dengan aneka permen dan coklat, sedang terjadi masalah. Sudah dua hari ini Putri Loli tidak mau melakukan apa pun karena menahan rasa sakit pada giginya. Dia tidak mau makan, tidak mau bermain, tidak mau belajar. Karena sakit giginya itu, pipi Putri Loli membengkak.

sakit gigi

Gambar dari iStockPhoto

“Ibunda, gigiku sakit sekali dan lihat pipiku! Pipiku membesar, Ibunda! Huhuhu” tangis Putri Loli.

Ratu Berry bingung, mengapa hal ini bisa terjadi pada Putri Loli?

“Ayah, Loli semakin tidak tahan lagi dengan sakit giginya, sepertinya kita harus segera memanggil dokter Tobi-tobi!” kata Ratu Berry kepada Raja Coko.

“Ah, baiklah! Jika tidak segera diatasi nanti bisa gawat. Kalau terus-terusan tidak mau makan dia bisa sakit…” kata Raja Coko...

Read More

Penyakit Aneh di Desa Kelok

Di suatu kerajaan yang jauh, ada sebuah desa kecil bernama Desa Kelok. Desa ini dinamakan demikian karena jalanannya yang berkelok-kelok (belok-belok). Warganya hidup dengan berdagang dan bercocok tanam. Hampir semua jenis sayur dan buah-buahan mereka tanam di sana. Bahkan dari desa-desa lain banyak yang membeli sayur dan buah dari Desa Kelok. Warga Desa Kelok hidup makmur dan damai.

Salah satu kegiatan yang paling disukai warga Desa Kelok adalah berkumpul saat panen tiba. Mereka semua berkumpul di sebuah lapangan luas, dan saling bertukar sayur dan buah-buahannya. Mereka semua duduk melingkar, menikmati hidangan diiringi hiburan dan tari-tarian rakyat.

Di suatu hari yang cerah, di hari perayaan panen, tiba-tiba dari tempat duduk yang paling depan terdengar suara…

“Haaatttccchhhiiii…!!!”...

Read More

Pendulum Kristal Ratu Piko-piko

Ratu Pikopiko tampak panik ketika ia melihat kotak kaca di kamarnya yang selalu tertutup rapat tiba-tiba terbuka. Kotak kaca itu tepat di samping tempat tidurnya, terletak di atas meja, terbuat dari kaca tebal yang dibingkai kayu berukir bunga bercat coklat mengkilat. Di dalam kotak kaca itu, ada pendulum kristal kesejahteraan hadiah dari Peri Noora.

pendulum kristal

Gambar dari Clairporium

Benar, pendulum kristal kesayangannya tak tampak di dalam kotak kaca. “Oh… di manakah pendulum kristal kesejahteraanku? Siapakah yang berani masuk kamarku dan mengambilnya?” Ia ucap dengan cemas dan bertanya-tanya. Segera ia berjalan dengan mempercepat langkah menuju ruang pertemuan di istananya untuk mengumumkan atas hilangnya pendulum kristal kesejahteraan.

“Wahai para menteri dan penasehat Istana, kerajaan kita t...

Read More

Cerita dari Ladang

Paman Hasta sedang memetik timun di ladang. Siulan riangnya membuat para serangga tak takut mendekati. Nona Lebah, putri kupu-kupu, bahkan para tentara capung turut beterbangan di sekitar Paman Hasta. Mereka semua gembira menyaksikan hasil panen yang melimpah.

Tentu saja mereka ikut gembira. Paman Hasta bukanlah orang yang jahat, ia sering membiarkan para serangga itu hinggap di bunga-bunga di ladangnya tanpa pernah sekalipun mengusik kegembiraan mereka. Paman Hasta juga tak pernah membubuhkan racun serangga pada tanamannya seperti para petani lain yang sering membuat para serangga batuk-batuk, bahkan sakit parah dan mati. Ini membuat Paman Hasta dan seranga-serangga itu bersahabat.

cerita dari ladang

Gambar dari iStockPhoto

“Paman, kalau kami bisa membantu memetik, pasti kami akan melakukannya...

Read More

Air Mata Rea

crying fairy

sketsa oleh masya ruhulessin

Aku tidak mengerti mengapa aku dilahirkan seperti ini. Tiada kata lain selain sial, sial dan sial. Apapun yang berhubungan dengan emosi, entah senang atau sedih, aku selalu menangis. Aku bahkan sudah lupa bagaimana rasanya tertawa bahagia tanpa mengeluarkan air mata. Kata ibuku, dulu pada hari dimana aku lahir terjadi kejadian aneh di Fairytopia. Air jatuh dari langit tiada hentinya. Padahal sebelumnya negeri kami belum pernah mengalami kejadian seperti demikian. Tanah-tanah menjadi basah, langit berubah kehitaman, mengerikan. Menurut peramal, dari sanalah segala kutukan itu berasal. Aku akan menangis selamanya.

***

Kapal-kapal penyelamat mengambang diudara saat seluruh penduduk negeri Fairytopia berkumpul di alun-alun utama...

Read More